“Gadget” Masyarakat Berkearifan Lokal

Kebayang ngga sih, dulu zaman mbah buyutnya kita zaman bahola kan belum ada tekhnologi secanggih sekarang. Yang apa2nya serba digital. Orang saja sekarang bisa dibikin digital loh. heheh.. Dulu.. sambil membayangkan nih ceritanya :roll:. Yang jelas lain berbeda dengan zaman sekarang. Beruntung sekali rasanya kita terlahir di zaman yang hidupnya sebenarnya serba dimudahkan, dimudahkan dengan berbagai macam aplikasi tekhnologi yang super canggih. Bisa merasakan kecanggihannya kan..? heheh.. Dulu.. untuk mengetahui waktu, seseorang berpedoman pada matahari. Selain matahari sebagai pedoman alami penunjuk waktu, orang dulu juga telah mempunyai alat penunjuk waktu yang bertekhnologi canggih juga pada zamannya.

Anda tau kenthongan..? ingat kan..? ingat dong.. Kenthongan merupakan sebuah benda yang berbentuk tabung, benda ini terbuat dari bahan baku berupa bambu, kayu, dan mungkin telah berevolusi sedemikian pesat mengkuti arus perkembangan zaman. Kalau kenthongan zaman dulu bentuk pada umumnya berbentuk tabung biasa pada umumnya, kalau sekarang kan banyak kita menjumpai varian-varian kenthongan yang bentuknya unik, mulai dari cabai, muka tokoh kartun idola, dan masih banyak yang lain dengan warna menarik yang kemudian banyak orang yang ingin memilikinya dari yang sekedar untuk hiasan gantung teras rumah, koleksi barang antik, dan untuk kelengkapan POS jaga atau ronda (siskamling).

Meski sekarang alat penunjuk waktu sudah semakin modern, yang Rolex, yang Omega, yang Oakley, yang Seiko, tapi bukan berarti kenthongan telah punah ditelan pesatnya perkembangan zaman. Kenthongan, sebuah alat penunjuk waktu sekaligus pemberi informasi dengan cara kerja ditabuh menggunakan bilah (stick) yang nantinya akan menghasilkan bunyi kemudian dengan mentransfer bunyi itu ke telinga-telinga orang dilingkungan sekitar yang telah disepakati melalui sistem pengkodean atau penyandian. Keberadaannya sampai kini boleh dibilang masih eksis. Dengan mengandalkan bunyi yang dihasilkan, sebuah kenthongan dapat memberikan informasi berupa waktu, keadaan dengan focus utama tertuju pada aspek keamanan yang diisyaratkan melalui intensitas bunyi yang mengacu pada sandi berdasarkan kesepakatan dan aturan yang berlaku disuatu lingkungan masyarakat tertentu.

Jadi, kenthongan bisa dibilang sebuah gadget masyarakat yang berkearifan lokal sekaligus warisan peninggalan leluhur kita yang patut dilestarikan karena memberi manfaat sebagai penunjuk waktu, pemberi isyarat mengenai keadaan keamanan suatu lingkungan, dan bisa diistilahkan “kenthongan adalah simbol kerukunan bagi kalangan masyarkat tertentu”.

Iklan

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: